Ada apa di bulan Desember?

By : Andy Febrian | Nov 29, 2008

Desember, beberapa orang teman saya ada yang senyum-senyum penuh makna menanti bulan Desember, tapi selain itu ada juga yang terkesan terlihat sinis menyambut bulan Desember. Berhubung saya orang biasa yang menganggap Desember adalah bulannya tutup buku alias akhir tahun. Tapi menanggapi respon dari teman-teman saya itu, saya jadi bertanya, memang ada apa di bulan Desember?! Ternyata oh ternyata, selain bersiap-siap untuk mengatur rencana tahun baru, di bulan Desember ternyata ada suatu hal yang masih bersifat pro dan kontra, yaitu turunnya harga bensin. Perasaan saya dalam masalah ini biasa-biasa aja, soalnya toh turunnya tidak terlalu signifikan. Dan selain itu, mengingat zaman sekarang ini sepertinya uang sudah tidak ada harganya. Karena semua barang kebutuhan ataupun operasional (menurut saya) sudah pada mahal.

Analoginya.., kita bisa merasakannya sendiri betapa tingginya biaya-biaya untuk keperluan kita sehari-hari, belum lagi biaya-biaya lainnya. Kalau kita tidak pintar-pintar untuk mengatur keuangan, maka tidak salah seperti salah satu iklan yang pernah saya dengar, “Uang hanya singgah sebentar di dompet anda?”. Hihihi.., bener banget itu..

Kemudian, kalau di kaitkan dengan turunnya harga bensin, menurut saya pribadi sih perlu juga disambut dengan gembira positif. Karena meskipun turunnya hanya Rp.500,- tapi kan lumayan. Lumayannya kenapa? Karena saya masih teringat naiknya harga makanan favorit saya, setidaknya uang senilai 500 perak itu bisa dijadikan untuk nambah-nambah beli kerupuk :-D

Itu opini saya.., tapi bagaimanapun semua ini juga perlu disyukuri. Karena meskipun selisihnya tidak seberapa, setidaknya pemerintah telah memberikan sebuah upaya dengan pertimbangan dari harga minyak dunia yang harganya bisa saja melambung lagi. Meskipun yang namanya harga selalu saja bersifat fluktuatif, karena kapanpun bisa saja turun atau naik. Ya susah juga sih, karena ibaratnya lagi nih, harga itu sama halnya seperti asap, bisa naik tapi nggak bisa turun. Kalaupun bisa turun ujung-ujungnya naik lagi. Semoga saja nantinya harga BBM tidak naik lagi melebihi harga sebelumnya.

Bookmark and Share
2 Ocehans
  1. harianku December 4, 2008

    harga memang turun yah mas, tapi kenapa terjadi beberapa kelangkaan untuk jenis BBM tersebut, ini sudah pasti ada udang dibalik rempeyek :P

  2. andyf December 4, 2008

    @Harianku: Iya nih.., saya aja kemaren pas harga bensin turun sampe dorong motor gara2 kehabisan bensin. yang jual eceran aja pada habis, apalagi di SPBU-nya :-(

Leave a Comment

If you would like to make a comment, please fill out the form below.

Name (required)

Email (required)

Website

Comments

© 2008 Ngoceh on The Blog - NgoCeh oN ThE BLoG | Theme by DBT