Ternyata untuk bisa beradaptasi kembali seperti zaman dahulu itu sangat susah. Harus tanpa alunan music, tanpa TV, tanpa kipas angin, tanpa lampu, yang pada intinya tanpa listrik. Selain itu saya bisa membayangkan bagaimana kondisi orang-orang zaman dulu yang hidup tanpa listrik. Tapi meskipun begini, saya sebagai salah satu dari puluhan ribu korban mati lampu bergiliran masih sangat bersyukur. Karena setidaknya perkembangan teknologi sudah banyak sekali membantu ketika listrik padam. Seperti radio portable, MP4, atau handphone untuk hiburan dalam beraktivitas sambil menunggu listrik hidup kembali.
Mengingat kondisi sekarang ini, jadi teringat sama Puisi Bangkit yang beberapa waktu lalu selalu menggema di layar kaca. Puisi tersebut sampai-sampai membuat merinding karena termotivasi oleh penjiwaan om Dedi Mizwar yang sangat luar biasa. Bagi saya, atau mungkin anda juga menganggap bahwa puisi tersebut sangat menggugah, karena kita bisa menyadari bahwa ternyata untuk bangkit itu sulit. Jika dipahami dan diresapi kembali kata demi kata, banyak sekali aspek yang mengharuskan kita beradaptasi dengan masa-masa yang akan dihadapi, terutama dengan situasi yang sedang berlangsung. Kemudian untuk dapat bangkit adalah belajar untuk positif dan selalu optimis. Hal ini terutama karena dengan positif dan optimis kita tetap bisa melihat serta peduli dengan yang sedang terjadi di sekeliling kita dan memanfaatkannya sebagai motivasi untuk bangkit. Melihat kondisi sekarang ini, ternyata benar-benar membuktikan bahwa bangkit itu susah. Sangat sangat susah!
Bangkit itu susah, susah jika harus beradaptasi kembali dengan masa lalu.
>> (Karena sering mati lampu, jadi harus beradaptasi kembali dengan zaman dahulu sebelum listrik ada).
Bangkit itu sulit, sulit untuk mencari pilihan yang terbaik.
>> (Karena memang tidak ada pilihan lain, yang ada hanya satu perusahaan listrik)
Bangkit itu malu, malu karena dilirik bangsa lain.
>> (Karena ternyata kita sedang krisis listrik)
Bangkit itu aku, yang mencoba untuk slalu berjuang meskipun tercipta sumpah serapah.
>> (Terutama pas tiba-tiba mati lampu)
Tapi bangkit itu indah, indah ketika mencoba untuk keluar dari persoalan.
>> (Karena dibalik persoalan, banyak sekali pelajaran berharga. sambil berfikir bagaimana caranya agar tidak ada lagi monopoli ya?!?)



Categories :
Tags: 

