Cara mengantisipasi dehidrasi saat puasa

Menyiasati dehidrasi saat puasaKetika sedang bepuasa, tubuh kita akan merasa haus. Apalagi jika anda seringkali melakukan aktivitas yang padat di luar ruangan, wajar jika tubuh anda akan merasakan haus. Namun tahukah anda, bahwa rasa haus merupakan sinyal dari dalam tubuh yang memberikan pertanda bahwa sebenarnya tubuh sedang mengalami defisit cairan. Dan yang uniknya, sebenarnya tubuh mampu mengatur keseimbangan cairan dengan proses mekanisme secara alami.

maka dari itu, untuk cara mudah mengantisipasi dehidrasi ketika berpuasa, sebaiknya anda lebih memperhatikan asupan cairan ke dalam tubuh. Berikut cara sederhana agar kebutuhan cairan dalam tubuh terpenuhi ketika sedang menjalankan ibadah puasa,

secara umum, tubuh orang dewasa sebaiknya mengkonsumsi air putih sebanyak 2 liter atau setara dengan 8 gelas air. Jika dirincikan, jumlah tersebut dapat dipenuhi dengan cara minum 1 gelas ketika berbuka puasa, 2 gelas baik ketika sebelum dan sesudah makan malam, 2 gelas menjelang tidur malam, 1 gelas sebelum dan 1 gelas sesudah sahur. Kemudian, untuk menutupi kekurangan satu gelas lagi, anda dapat mengkonsumsi minuman, seperti jus atau coctail ketika berbuka puasa. Sedangkan ketika sahur, anda dapat menggantinya dengan makanan yang berkuah seperti soto, sop, atau sayur ketika sahur.

Dengan mengatur pola konsumsi air minum seperti di atas, secara tidak disadari anda telah mengantisipasi kekurangan cairan karena anda telah memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh.

Related Post : You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Cara mengantisipasi dehidrasi saat puasa”

  1. klo cara agar kt bisa tahan lapar lebih lama , tahu nggak ?

  2. zoya says:

    Masalahnya saya kalo minum air putih banyak ketika saur, maka tidak sampe 2 jam alhasil saya akan bolak balik ke kamar mandi untuk bauang air kecil, menyebaaaallkaaaan sekaliii… karena pas ngantuk2nya juga jadi gak bisa tidur lagi.. yang ada kepala pusing dan lemas seharian :(

Leave a Reply