Don’t stop to learn – for newbie

Ketika anda terus untuk selalu mencoba dan mencoba lagi, anda akan menemukan sebuah pemahaman yang semakin ingin anda mengerti. Dalam mempelajari sebuah objek yang ingin diketahui, maka anda akan merasa semakin banyak hal-hal baru yang akan didapatkan. Proses belajar adalah sebuah proses yang sangat panjang, bukanlah seperti membalikkan telapak tangan, atau seperti sebuah obsesi anda ketika mengatakan “aku harus bisa..!”. Untuk mendapatkan sesuatu yang ingin diketahui, awalnya memang kita harus merubah mindset yang telah membatu dalam karakter kita, selain itu buang semua rasa ego kita yang hanya akan menjadikan kita semakin kerdil dengan keadaan yang sebenarnya.

Sama halnya dengan ngeblog, memilih sebuah jalan untuk menjadi professional blogger yang berkomitmen dan konsisten bukanlah sebuah hal yang mudah. Menjaga content agar tetap stabil aja susahnya bukan main, belum lagi mempelajari trik-trik SEO dan tool yang harus digunakan, de el el. Hal tersebut seharusnya menjadi penyemangat untuk terus belajar agar bisa mendapatkan yang ingin kita ketahui. Tetapi jangan sampai anda terlalu memaksakan diri, karena jika anda terlalu memaksakan diri dan terlalu fokus, anda akan cepat berada pada titik jenuh yang menjadikan anda malas untuk mempelajari kembali. Relax, slowly but sure.. Ingin menjadi professional atau tidak, itu adalah pilihan. Meskipun ngeblog pada dasarnya adalah untuk enjoy, tetapi wajar jika ingin belajar untuk dapat berhasil menjadi blogger yang professional.

Mungkin seperti itulah ungkapan saya ketika mencoba untuk belajar menggali ilmu dengan para master yang sudah cukup lama berkecimpung di dunia maya, semakin diselami kaya’nya semakin menarik.

Related Post : You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Don’t stop to learn – for newbie”

  1. baladika says:

    pertamax!!! tapi maafkan saya kawan. saya dah pensiun jadi pakar lendir. :mrgreen:

  2. andyf says:

    cepet bgt pensiunnya…, saya belon sempet belajar nih… :-)

Leave a Reply