Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak. Ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan, dsb. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu, dan air laut tiba-tiba naik, akan menenggelamkan pulau tersebut. Semua penghuni mulai cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri masing-masing. Cinta mulai kebingungan, karena ia tidak dapat berenang dan tidak memiliki perahu. Ia berdiri di tepi pantai untuk mencoba mencari pertolongan. Sementara itu, air makin naik membasahi kaki cinta.
Tak lama kemudian, Cinta melihat Kekayaan sedang mendayung perahu. “Kekayaan, Kekayaan, tolong aku”, teriak Cinta. “Aduh maaf cinta, perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tidak dapat membawamu, nanti perahuku tenggelam. Lagipula tidak ada lagi tempat bagimu di perahu ini”, kata Kekayaan. Lalu kekayaan kembali bergegas mendayung perahunya untuk pergi. Cinta merasa sedih sekali.
Read more »



Arthur Clokey, atau dikenal dengan Art Clokey. Siapakah Art Clokey? Clokey yang mempopulerkan gerakan animasi yang ketika itu masih menggunakan material dari tanah liat. Art Clokey lahir di Detroit, Michigan pada tanggal 12 Oktober 1921. Ayah Clokey meninggal pada insiden kecelakaan dan akhirnya ia pindah ke suatu daerah bersama Ibu dan ayah tirinya. Namun ironisnya, Ayah tiri Clokey tidak ingin mengasuhnya hingga Clokey akhirnya dikirim ke panti asuhan. Dan ketika usianya 12 tahun, Clokey diadopsi oleh seorang musisi clasik, yaitu Joseph W Clokey. Clokey di sekolahkan pada jurusan seni yang spesifiknya pada gambar, lukisan, serta pembuatan film dalam perjalanan kehidupannya semasa di Kanada dan Meksiko. Itulah sedikit ulasan biografi Art Clokey.

